Teknologi Facial Recognition atau face recognition yang berarti deteksi wajah bukanlah suatu hal baru di era saat ini. Teknologi ini telah sering kita jumpai hampir dimana saja. Contohnya di jalanan, tempat belanja, bandara, hingga pada smartphone.
Dikutip dari tirto.id, pasar facial recognition memiliki nilai sekitar 3 miliar dolar dan diperkirakan akan terus tumbuh hingga 6 miliar dolar pada tahun 2021. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya pengawasan terhadap masyarakat sipil di seluruh dunia. Pihak pemerintahan menjadi konsumen utama dari teknologi Facial Recognition.
Apa itu Facial Recognition atau Pengenalan Wajah?
Dikutip dari Kompas, facial atau face recognition adalah teknologi yang biasa dipakai untuk mengidentifikasi wajah seseorang untuk berbagai kepentingan atau tujuan. Salah satunya yang sering kita temui adalah face recognition pada smartphone yang berguna untuk mendeteksi wajah pemilik untuk unlock smartphone tersebut.
Bagaimana cara kerja Facial Recognition atau Pengenalan Wajah?
Cara kerja facial recognition hampir sama dengan teknologi pencocokan sidik jari atau fingerprint, pemindaian retina, hingga pengenalan suara yang dilakukan untuk membedakan kondisi fisik antara satu orang dengan yang lainnya. Sistem facial recognition melakukan scanning kemudian mencocokan dengan data yang ada di databasenya.
Berikut adalah beberapa contoh manfaat dari Facial Recognition :

Face Recognition untuk mengidentifikasi kriminal
Di sektor penyelidikan, facial recognition berperan untuk mengenali wajah pelaku kriminal. Data yang diperoleh dari CCTV kemudian akan digunakan oleh para penyidik untuk digunakan pada sistem facial recognitionnya sehingga pelaku kejahatan akan ditemukan.
Di India, facial recognition digunakan untuk menemukan anak-anak dan korban perdagangan manusia. Selama orang hilang tersebut sudah masuk kedalam database pemerintahan maka penegak hukum akan diperingatkan jika seorang individu yang hilang berhasil dikenali melalui facial recognition. Alhasil di India telah berhasil menemukan 3000 orang hilang menggunakan facial recognition.
Di sektor event organizer, facial recognition berperan untuk mengenali tamu-tamu VIP dalam sebuah event. Event Organizer yang telah menerapkan tiket VIP dapat menggunakan facial recognition untuk mengenali wajah orang yang membeli tiket VIP, sehingga para tamu VIP dapat langsung masuk tanpa menunggu antrian.
Di Indonesia, PT Widya Robotics mengembangkan teknologi facial recognitionnya yang diberi nama Intelligent Gate. Intelligent Gate merupakan teknologi gate elektronik yang terintegrasi dengan teknologi facial recognition yang dapat digunakan memindai suhu tubuh dan wajah karyawan perusahaan. Jika wajah yang dipindai oleh Intelligent Gate tidak sesuai dengan database perusahaan atau suhu tubuhnya terlalu tinggi maka gate tidak akan terbuka. Hal ini menjadikan perusahaan menjadi lebih aman dari ancaman luar dan penyakit terutama pada era COVID-19 saat ini.